Kantor Bupati & DPRD Lebak Didemo, Warga: Tunjangan Fantastis, Rakyat Masih Sengsara

admin
17 Sep 2025 15:45
2 menit membaca

Caption : ARBM ketika Demo di Kantor Bupati & DPRD Lebak 

JUARAMEDIA, LEBAK – Kantor Bupati dan DPRD Lebak kembali didemo  gelombang protes warga. Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu Melawan (ARBM) turun ke jalan menuntut transparansi dan keadilan.

Dalam aksinya, warga menyoroti besarnya gaji dan tunjangan DPRD Lebak yang disebut bisa mencapai hampir menyentuh angka 100 juta rupiah per bulan. Hal ini dinilai sangat timpang dengan realita rakyat kecil yang masih kesulitan ekonomi, akses kesehatan, dan bantuan sosial.

 “Mereka enak duduk manis, gaji dan tunjangan luar biasa, tapi rakyat di bawah masih menderita. Mana kerja nyata untuk masyarakat? Jangan hanya rajin sidang paripurna dan perjalanan dinas,” tegas Andi Amrillah, salah satu orator aksi,Rabu (17/9/2025)

Tak hanya soal tunjangan, massa juga menyampaikan sederet persoalan lain yang dianggap diabaikan pemerintah daerah dan DPRD, antara lain:

– Tambang ilegal yang merusak lingkungan tapi tak kunjung ditutup.

– Bantuan sosial RTLH yang tidak tepat sasaran, banyak rumah warga miskin belum tersentuh.

– Layanan kesehatan buruk, termasuk kasus bayi meninggal akibat dugaan layanan medis tidak sesuai SOP.

ARBM menegaskan, tuntutan ini bukan sekadar kritik, tetapi desakan nyata agar DPRD dan Pemkab Lebak segera berbenah. Mereka meminta pejabat berhenti sibuk mengurus fasilitas pribadi, dan mulai menunjukkan kinerja yang benar-benar dirasakan masyarakat.

” Publik menanti langkah tegas Bupati dan DPRD, apakah berpihak pada rakyat atau terus larut dalam kenyamanan fasilitasnya” pungkas Pendemo. (jm)

Redaksi
Author: Redaksi

Referensi Berita Terpercaya