
Caption :Pelantikan Pengurus Daerah MA (PDMA) periode 2024–2029,
JUARAMEDIA, LEBAK – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-109 Mathlaul Anwar (MA) di Kabupaten Lebak tidak hanya diisi dengan pelantikan Pengurus Daerah MA (PDMA) periode 2024–2029, tetapi juga menjadi ajang toleransi yang menghadirkan tokoh lintas agama. Acara yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Lebak, Sabtu (9/8/2025), berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban antarumat beragama.
Tanggal 9 Agustus 2025 menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar MA. Tepat 109 tahun lalu, pada 9 Agustus 1916, kegiatan belajar pertama di Madrasah Mathla’ul Anwar dimulai di bawah bimbingan para masyaikh pendiri MA, di antaranya KH Mas Abdurrohman dan para kiai lainnya.
Pelantikan Sekaligus Seminar Kebangsaan
Ketua PDMA Lebak, Hafidz, menyampaikan bahwa selain pelantikan, acara juga dirangkaikan dengan seminar kebangsaan dan bedah buku yang menghadirkan KH Embay Mulya Syarief (Ketua Umum PBMA) dan H. Taufiqurohman (Ketua PWMA Banten).
“Kami akan fokus pada evaluasi, penataan struktur organisasi, peningkatan mutu pendidikan, serta perbaikan sarana-prasarana madrasah yang mayoritas masih belum layak,” ujarnya.m
Hafidz juga enegaskan, kemajuan pendidikan di MA memerlukan kolaborasi erat dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama. “Momentum ini menjadi pengingat untuk terus melanjutkan estafet dakwah dan pendidikan demi mencerdaskan serta mensejahterakan masyarakat dengan nilai Islami,” tambahnya.
Bukti Nyata Toleransi MA
Ketua Panitia, Erik Heriana, mengungkapkan rasa syukur karena pelantikan berjalan lancar. Menurutnya, kehadiran tokoh lintas agama menjadi bukti nyata sikap toleransi MA.
“Acara ini juga dihadiri perwakilan gereja dan umat Konghucu Lebak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga acara sukses terselenggara,” katanya. (jm)