Oplus_131072Caption : Jb Wk Ketua Kadin Bidang Pangan ketika memberikan sambutan pada acara gerakan tanam padi bersama di Desa Tambak Baya
JUARAMEDIA, LEBAK – Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus Koordinator Pangan Kadin Pusat, Mulyadi Jayabaya (JB), mendesak Bupati dan Wakil Bupati Lebak untuk segera mengevaluasi kinerja empat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebak. JB menilai, keempat pejabat tersebut tidak mendukung kebijakan pimpinan dan lebih mementingkan keuntungan pribadi.
“Masih banyak pegawai yang capable. Buat apa dipertahankan kalau tidak mendukung arah kebijakan pimpinan?” tegas JB dalam sambutannya pada acara Gerakan Tanam Padi Serentak di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Selasa (27/5/2025).
Mantan Bupati Lebak dua periode itu menyebutkan secara langsung empat kepala OPD yang menurutnya perlu segera dievaluasi, yakni:
1. Yadi Basyari – Kepala Dinas Perizinan Dinilai tidak layak karena tidak mendukung program pemerintah pusat serta memperlambat proses perizinan investasi. JB menyebut, ada perizinan yang sudah dua tahun belum juga selesai.
2. Yosep M. Kholis – Kepala Bapelitbangda JB menyoroti keputusan Yosep memindahkan lokasi pembangunan TPS terpadu dari Kecamatan Cileles ke Dengung tanpa koordinasi. Ia juga menyebut adanya dugaan konflik kepentingan terkait percetakan milik Yosep yang menjadi rekanan banyak OPD.
3. Orok Sukmana – Kepala Disperindag Dianggap gagal dalam menangani permasalahan pasar. Salah satu contohnya, pemasangan gate parkir di Pasar Sampay yang membuat pasar menjadi sepi pengunjung.
4. Hari Setiono – Kepala Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan dinilai penuh masalah dan tidak kondusif.
“Kami minta empat orang ini jangan lagi diberi jabatan strategis. Banyak ASN yang lebih layak memimpin. Kalau pun tetap dipakai, tempatkan saja sebagai staf ahli,” Kata Mantan Bupati Lebak, Priode 2003-2013 ini. (jm)