Kades Desa Pasar Keong (Kiri) saat menyerahkan sembako bantuan dari provinsi kepada salah seorang warga penerima manfaat, di Kantor Desa setempat, Rabu (4/11/2020)
LEBAK, JUARAMEDIA.COM – Ratusan warga Desa Pasar Keong menerima Bantuan dari Provinsi atau Banprov, berupa sembilan bahan pokok (sembako) bagi warga yang tidak mendapatkan bantuan baik dari BST Kementrian, Provinsi, Kabupaten, Dana Desa (DD) maupun dari bantuan yang lainnya
Pembagian Sembako yang digelar di Desa setempat pada Rabu (4/11/2020) tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Kepala Desa (Kades) Desa Pasar Keong, Encup Suproni mengatakan, bantuan tersebut dari Banprov sebanyak 225 jiwa sesuai dengan RAB penerima manfaat, kebetulan di Desa Pasar Keong ini masih banyak warga yang belum sama sekali menerima penyaluran bantuan, baik pusat ataupun daerah.
“Untuk penyalurannya sendiri tergantung tekhnik dilapangan yang penting kondusif dan menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.
Menurut Envcup, dengan menerima bantuan, masyarakat pada prinsifnya bukan melihat banyaknya, tapi merasakan bantuan yang di berikan oleh pemerintah.
“Karena selama ini warga Desa Pasar Keong belum seluruhnya menikmati bantuan,” terangnya.
Dikatakan Encup, Banprov tersebut berupa sembako. Ada enam item, diantaranya beras, gula pasir, minyak,sarimi, sarden dan telur. Jika di rupiahkan sekitar Rp200 ribu.
“Sedangkan, yang menerima sekarang ini adalah warga yang benar benar belum sama sekali merasakan menerima bantuan jenis apapun dari pemerintah,” kata Encup menjelaskan.
Ia menambahkan, alasannya mereka belum menerima bantuan, yaitu kuota dari Dana Desa yang dianggarkan sebesar 25 persen itu hanya cukup untuk 100 jiwa saja.
“Sedangkan kami butuh 400 jiwa, makanya tidak mencukupi, dan dengan jumlah jiwa mencapai 7 ribu yang seharusnya desa pasar keong ini sudah dipekarkan,” papar Encup Suproni seraya mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten adanya Banprov tersebut.
“Alhamdulillah, dengan adanya banprov ini sangat terbantu warga desa kami, yang awalnya sama sekali tidak merasakan gimana rasanya menikmati bantuan seperti orang lain menerimanya dan alhamdulillah bisa terkaper,” ungkapnya.
Sebagai Kepala Desa, Encup berharap dengan adanya banprov ini bisa di rasakan manfaatnya oleh warga, kedepannya program program yang lain terus mengalir untuk warga Desanya.
Deni, salah seorang warga penerima Banprov mengaku bersyukur sekali, sekalipun tidak banyak, tapi bentuk perhatianya terhadap masyarakat yang selama ini belum sama sekali menerima bantuan.
“Mudah-mudahan kedepan bantuan bantuan terus mengalir tepat sasaran, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya. (ade/bud/JM)
Redaksi - JuaraMedia
Tidak ada komentar