
Caption : TKSK Kecamatan Warunggunung, Indri Apriyani
JUARAMEDIA LEBAK – Sedikitnya, 23 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Warunggunung mengaku kecewa, setelah menunggu selama lima bulan saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimilikinya kosong dan mengakibatkan gagalnya penarikan sembako.
“Sudah lima bulan kami mengalami gagal tarik sembako BPNT melalui KKS di agen atau e warung terdekat. Kegagalan tersebut dikarenakan saldonya kosong,” kata Sarni salah seorang KPM BPNT saat ditemui di Kampung Jalupang, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Selasa (18/8/2020).
Menurutnya, proses penyaluran BPNT melalui KKS diperkirakan dapat mempermudah dan mempercepat pengambilan sembako. Namun, kenyataannya tidak sesuai dan justru hanya memberikan angan-angan.
“Kecewa sudah jelas, mengingat setiap datang ke agen kami terlebih dahulu harus mempersiapkan biaya operasional untuk membayar jasa transportasi, seperti ojek. Tapi, hasilnya tidak ada,” ujarnya.
Dia berharap, semoga dalam waktu dekat saldo KKS yang dimilikinya segera terisi.
Di tempat berbeda Kepala Desa Padasuka, Irawati mengaku jika pihaknya akan segera mendorong kepada Dinas Sosial Kabupaten Lebak untuk mempercepat proses pencairannya.
“Mak Sarni layak menerima bantuan tersebut,” singkatnya.
Sementara, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Warunggunung, Indri Apriyani mengaku sudah beberapa kali mengajukan ke Dinas Sosial Kabupaten Lebak agar proses pencairannya dipercepat.
“Bukan hanya Mak Sarni yang saldonya kosong. Tapi, ada puluhan KPM yang tersebar di Kecamatan Warunggunung mengalami gagal tarik selama lima bulan,” ungkapnya.
Dia berharap, semoga pemerintah cepat merespon KPM yang hingga saat ini KKSnya tidak bisa digunakan akibat saldonya kosong. (ika/ding).
18 Agu 2020
Saldo KPM BPNT Nihil Lima Bulan, 23 Penerima Gagal Tarik Sembako
[url=http://www.gsca1o6ak7rs8676g35u3y0q9p3we882s.org/]uqjrtmygohf[/url]
aqjrtmygohf
qjrtmygohf http://www.gsca1o6ak7rs8676g35u3y0q9p3we882s.org/