Rekruitmen TPM P3TGAI SDA Diduga Penuh Kecurangan, Kumala Minta BBWSC3 Pecat TPM

Redaksi - JuaraMedia
7 Okt 2019 07:31
Lebak 0 236
2 menit membaca

Foto : Ketua umum Kumala, Dede Kodir

LEBAK – Rekruitmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) pada satuan kerja Sumber Daya Air (SDA) Balai Besar Wilayah Sungai Cidaun-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) diduga penuh kecurangan. Sebab, proses rekruitmen tersebut tidak transparan, sehingga nenimbulkan kecurigaan ada permainan.

Ketua umum Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), Dede Kodir menilai proses rekruitmen tenaga pendamping P3-TGAI tidak dibuka seluas luasnya kepada masyarakat. Sehingga, hal itu menutup kesempatan bagi masyarakat, khususnya para Sarjana yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sebab, informasi rekrutmen tidak di buka seluas-luasnya kepada masyarakat.

“Proses rekruitmen terkesan tertutup. Tidak banyak orang yang tahu ada pelaksanaan rekrutmen P3-TGAI, dan kami menduga ini ada permainan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, jelas dia, pihaknya juga mempertanyakan Tenaga Pendamping Masyarakat yang Double Job, pasalnya ada beberapa orang TPM Tahap II yang masih terikat kontrak kerja dengan BBWSC3, tapi malah diterima lagi sebagi TPM tahap III. Padahal dalam surat pernyataan atau fakta integritas,itu tidak boleh rangkap jabatan (Double Job) serta dalam aturanya juga ini tidak boleh.

“Ini yang membuat kami heran dan aneh,” ungkapnya.

Menurut penulusuran pihaknya di lapangan, ada oknum TPM yang melakukan pemungutan liar salah satunya pembuatan Akta notaris yg di akomodir oleh TPM yang sejatinya ini di selesaikan oleh P3A.

“Kami meminta kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) untuk memecat TPM yang Double Job. Dan Berhentikan oknum pegawai yang tidak berintegritas,” tegasnya. (arya/yaris).

TIM REDAKSI
Author: TIM REDAKSI

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *