oleh

IRT Geruduk Kantor Desa Cigoong Utara

Caption : Sejumlah IRT tengah melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur.

JUARAMEDIA.COM.LEBAK – Sejumlah Ibu Rumah Tangga atau IRT yang merupakan warga di Kampung Nagreg Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur, menggeruduk kantor desa setempat. Kedatangan emak-emak tersebut, tak lain, untuk meminta agar nama mereka kembali terdaftar lagi sebagai keluarga penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT DD).

“Kedatangan kami mempertanyakan sikap Kepala Desa Cigoong Utara yang diduga berlaku semena-mena terhadap kita. Sebab, penghapusan data penerima bantuan BLT DD dinilai tidak adil,” kata Ketua RT Kampung Nagrek, Arjuk saat ditemui usai mendampingi warganya yang melakukan aksi unjuk rasa, Senin (25/4/2022).

Menurutnya, kedatangan para emak-emak ini lantaran dipicu, setelah terjadinya penghapusan data dari KPM BLT. Ironisnya, nama warga yang dicoret dari daftar penerima bantuan, tidak mendapatkan bantuan lainnya.

“Aneh tapi nyata, masa yang menggantikan nama penerima. Warga yang sudah menerima bantuan lainnya, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” ujarnya.

Selain itu kata Arjuk, warga juga menuding bantuan ini sangat tidak adil karena terdapat nama KPM BLT DD yang double bantuan dari BPNT/BPST. Padahal, masih banyak warga yang belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan dari, baik pemerintah maupun desa setempat.

“Dugaan tudingan ketidakadilan kepala desa, karena awalnya. Kita diperintahkan pak Kades HI mendata Sebanyak 15 orang per RT, tapi RT saya hanya 11 orang saja. Bahkan, RT yang lain ada kurang dari 10 orang. Kemudian, sisanya kemana,” ungkapnya.
Kades Cigoong Utara, HI mengaku bahwa pihak desa sudah sesuai menjalankan birokrasi dan regulasi berikut aturan. Bahkan, kebijakan ini adanya di desa.

“Verifikasinya juga dari dinsos Lebak yang di timbul nama nama KPM. Jika terdapat masalah double bantuan, itu saya tidak tahu dan pekan depan akan di dimusyawarahkan kembali,” katanya.

Sekedar diketahui, untuk tahun ini, pemdes akan menyalurkan BLT DD tahun 202 sebanyak 210 kuota. Satu penerima akan mendapatkan uang tunai Rp 900.000 dan daftar penerima yang sudah terverifikasi pergantian KPM ulang, tercatat sekitar 50 persen. (Ika).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed