oleh

Rekruitmen Tenaga Kerja Pada Kegiatan P3-TGAI di Desa Pasir Tangkil Dikeluhkan

Caption : Pelaksanaan pembangunan saluran irigasi pada kegiatan P3-TGAI di Desa Pasir Tangkil tengah berjalan. 

LEBAK,JUARAMEDIA.COM – Sejumlah warga di Kampung Karees, Desa Pasirtangkil, Kecamatan Warunggunung, mengeluhkan rekruitmen tenaga kerja dalam kegiatan pembangunan saluran irigasi pada Program Percepatan Peningkatan – Tata Guna Air (P3- TGAI). Sebab, rekruitmen tenaga kerjanya, diduga lebih besar melibatkan warga luar desa.

“Saya dari Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Bojong, merasa keberatan atas kebijakan Kepala Desa Pasirtangkil yang dinilai sengaja tidak melibatkan kami dalam pengerjaan proyek P3-TGAI,” kata DE seorang perwakilan P3A Bojong saat ditemui di kediamannya, Rabu (4/8/2021).

Dijelaskannya, kegiatan pembangunan saluran irigasi di atas lahan P3A Bojong, rekruitmen tenaga kerjanya sebagian besar pekerja di luar kabupaten, yakni warga Kampung Cicadas Kabupaten Pandeglang.

“Kami warga disini hanya jadi penonton. Sedangkan, yang mengerjakannya bukan warga kita,” ujarnya.

Pada dasarnya tambah DE, pembangunan P3-TGAI, tentu manfaatnya akan dirasakan oleh pihaknya dan rekan petani lainnya.  Namun, pada pelaksanaan rekruitmen tenaga kerjanya, sangat disayangkan.

“Sebetulnya kami siap membantu untuk mengerjakan kegiatan P3-TGAI. Tapi, karena tidak ada komunikasi atau penawaran terlebih dahulu kepada kita. Sehingga, kehadiran kami ini seolah-olah tidak dianggap oleh pelaksana,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ketua RT, yakni DR mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan P3-TGAI pada kelompok P3A Bojong, dikerjakan seluruhnya oleh Kepala Desa Pasirtangkil.

“Pelaksanaan kegiatan dari awal hingga saat ini, bukan Ketua P3A Bojong. Tapi, yang kerap terlihat di lokasi pekerjaan, yakni Pak Kades,” singkatnya.

Di tempat berbeda, Iwan seorang warga di Kampung Cicadas, Kabupaten Pandeglang mengaku bahwa pekerja pada kegiatan P3-TGAI di Kelompok P3A Bojong, lebih banyak warga Pandeglang.

“Karena warga disini tidak ada yang mau,” singkat Iwan yang merupakan salah seorang pekerja pada kegiatan tersebut.

Sementara, Kepala Desa Pasirtangkil, Mamat membenarkan soal rekruitmen tenaga kerja pada pengerjaan proyek P3-TGAI Bojong, lebih banyak warga luar kabupaten.

“Sudah kami tawarkan sebelum pelaksanaan kegiatan dikerjakan. Tapi, karena warga disini banyak yang bekerja. Sehingga, kita libatkan pekerja di luar kabupaten,” ungkapnya.

Kegiatan P3-TGAI Bojong, tambah Mamat, diperoleh dari APBN Tahun 2021 senilai Rp. 195 juta, melalui Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian ( BBWSC3) Banten. (ika/ding).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed