oleh

Ratusan Warga Gotong Royong, Perbaiki Drainase Jalan dan TPT

JUARAMEDIA.COM – Kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan warga dan Karang Taruna menggelar kerja bakti bersama sama yang dikomandoi Tokoh Masyarakat, Ketua RT/RW dan Ketua Karang Taruna di kampung Cengkel RW 04/RT 03 Kelurahan Cilaja Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan gotong royong ini sudah biasa dilakukan warga dengan melibatkan warga setempat untuk menjaga kebersihan lingkungan agar selalu bersih dan asri jauh dari penyakit.

Ketua Karangtaruna Kelurahan Cilaja Kecamatan Majasari Pandeglang Suhendi mengungkapkan,dalam kegiatan ini sudah di jadikan agenda rutin setiap dua bulan sekali,tentunya lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata,vkenapa di lakukan gotong royong rutin setiap dua bulan sekali,karena ketika hujan besar, debit air dari atas gunung sangat deras mengakibatkan pemukiman rumah warga kena tumpahan air masuk ke dalam rumah.

“Selain itu drainase tidak jalan tertutup tanah karena tidak adanya Tembok Penahan Tanah (TPT) dan aliran air mengalir kejalan dan rumah rumah warga.”Padahal itu warga rutin bergotongroyong,” terang Suhendi Ketua Karangtaruna pada Juara Media di sela sela kegiatan,Minggu (23/5).

Ungkap Suhendi,tentunya ini merupakan sebab akibat buruknya aliran drainase yang belum tersentuh pembangunan selama 10 tahun,apalagi jika warga tidak rutin mengadakan gotong royong, bagaimana jadinya kampung kami ini.

“Selain itu imbas dari buruknya Drainase jalan poros desa juga menjadi rusak.Selama ini sudah berganti ganti Lurah tidak pernah ada perhatian sama sekali terhadap kampung kami,jangankan memberikan sumbangan atau masukan menengok saja ke lokasi kegiatan gotong royong tidak pernah ada,seperti kami ini tidak punya pemimpin,padahal jarak ke pusat Ibu Kota Pandeglang hanya 2 kilometer aja jaraknya,” jelasnya.

RW Tokoh masyarakat dan Ketua Karangtaruna sampai saat ini terus berupaya melakukan pendekatan melalui pengajuan program atau bantuan dari mana saja,kalau menunggu Lurah saja kapan mau diperbaikinya dan tidak pernah ada perhatian.”Padahal program dana APBD dari pemerintah banyak.

” Sampai saat ini Upaya upaya untuk penggalangan dana terus di lakukan warga setempat untuk memperbaiki saluran Drainase dan jalan,mudah mudahan langkah kami secepatnya bisa terealisasi dari hasil swadaya masyarakat.

” Sampai sekarang dari pihak kelurahan sendiri belum ada sama sekali bantuan apa lagi datang ke kampung kami, bahkan setiap ada kegiatan gotong royong memperbaiki saluran air dan jalan tidak pernah nonghol.Pembanguna dan gotong royong dari hasil swadaya masyarakat lalu dikumpulkan untuk membangun, tanpa ada bantuan dari kelurahan atau dari pemerintah daerah setempat. “Ujar Ketua karangtaruna Suhendi.

Sementara Ketua RW 04 Tohiri menjelaskan, gotong royong ini akan terus kami lakukan bersama warga setempat dengan melibatkan Tokoh masyarakat,Ketua karangtaruna,sebab sudah 10 tahun tidak pernah tersentuh oleh pembangunan program pemerintah baik kelurahan ataupun Kabupaten,baik jalan poros Desa atau TPT dan drainase,yang jelas ketika hujan besar air masuk ke pemukiman warga,padahal jalan tersebut jalur alternatif menuju gunung karang,”jelas ketua RW 04 Kelurahan Cilaja Kecamatan Majasari.

Ungkap Tohiri, bahwa kebutuhan masyarakat disini sangat berharap pada pemerintah, karena jalan tersebut di butuhkan masyarakat,selain untuk membawa hasil tani juga untuk meningkatkan perekonomian para petani.

Rencananya,warga akan menambah panjang drainase 250 meter jadi 500 meter sampai ke kali Cinyungsu Kali Gede itupun sampai beres, kalau di tunjang oleh dana.

“Harapannya,ke depan minta pada Pemerintah untuk di perhatikan karena ini untuk kepentingan umum,”pungkas Tohiri, (Di/De)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed