Ponpes Latansa 2 Rangkasbitung Lepas Siswa Santri Kembalikan Pada Wali Murid

Ponpes Latansa 2 Rangkasbitung Lepas Siswa Santri Kembalikan Pada Wali Murid

 

JUARAMEDIA.COM LEBAK – Selama 3 Tahun Orang tua anak anak (siswa) santri menitipkan pada Pondok Pesantren (Ponpes) Latansa 2 Rangkasbitung untuk di didik menimba ilmu selama 3 tahun lamanya.Kegiatan wisuda ini tidak lepas menerapkan sistim Protokol Kesehatan (Prokes) yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

Sekarang, saatnya siswa santri dikembalikan pada orang tuanya dan tugas tersebut sudah selesai dilaksanakan oleh Ponpes Latansa 2 Rangkasbitung, dewan pendidik dan Pimpinan itu sendiri.

Hadir dalam pelepasan Siswa Santri ini di antaranya,Ibu Sepuh, KH Soleh Rosyad Kordinator Perguruan Tinggi Latansa Mashiro,KH Adrian Pimpinan Pospen Latansa 1 Cipanas,KH Dini Arifian Ketua STKIP Perguruan Tinggi Latansa Mashiro, dewan guru dan orang tua, tamu undangan serta orang tua siswa,bertempat di Aula Hall Latansa Mashiro, jalan By pass Sukarno Hatta Kampung Pasir Jati Kelurahan Cijoro Lebak Kecamatan Rangkasbitung Lebak, Kamis (8/4).

Pimpinan Pospen Latansa 2 Rangkasbitung KH Ahmad Faisal Hadzik mengungkapkan,dengan di adakan pelepasan siswa santri kelas Xll ini,untuk pamitan pada adik adik kelasnya,,pada dewan pembimbing (Guru) dan pimpinan Pospen yang selama 3 tahun membimbingnya,di samping sudah waktunya karena selama menimba ilmu dalam kurun waktu 3 tahun banyak suka duka yang menjadikan ingatan selama menempuh pendidikan di ponpes.

“Saya selaku pimpinan Ponpes Latansa 2 Rangkasbitung ini berpesan pada santri setelah selesainya pendidikan jangan sampai pernah berhenti untuk terus menuntut dan mengembangkan kemampuan dan menggapai cita cita setinggi langit dan tidak melupakan almamater santri di kala mendapatkan kesuksesan,” ujar Ahmad Faisal Hadzik Pimpinan Ponpes Latansa 2 Rangkasbitung dalam sambutannya.

Lanjut Faisal,wisuda santri ini,tiada lain untuk mengembalikan anak anak yang di titipkan orang tuanya selama tiga tahun yang sekarang sudah selesai menempuh pendidikan.

“Selain itu, berharap pada para santri harus punya harga diri dan jangan lupa diri,kedepan di tengah tengan kesuksesan yang di raih anak ada doa dari orang tua,keiklasan orang tua dalam mendoakan anak dan anak tetap anak di hadapan orang tua dan jangan pernah menyakiti hati orang tua,karena ibu yang telah mengandung selama 9 bulan sampai melahirkan,jika anak menyakiti dan melukai hatinya dia akan sakit hatinya melebihi dari pada melahirkan,” ungkap KH Faisal.

Aldi Farhan Muzavan siswa santri Latansa 2 Rangkasbitung yang mewakili temen siswa santri kelas Xll menuturkan,selama dirinya dan teman teman menempuh pendidikan di ponpes Latansa ini banyak pembelajaran dan ilmu yang ia dapatkan.

“Kedepan perjalanan kami masih panjang,banyak tantangan yang harus kami lalui,” katanya.

“Kami ucapkan terima kasih pada guru guru pembimbing walaupun kami banyak melakukan salah dan menyakiti hatinya kami bersama temen temen memohon ampun dan maaf yang tiada terhingga dengan segala kenakalan kami ini,” tutur Aldi menambahkan.

Bedin Haerudin dan Suhendi selaku panitia dengan wisuda yang pertama ini berjalan lancar tidak ada hambatan sesuai dengan perencanaan yang di siapkan satu bulan.dan wisuda ini yang pertama kali dilaksanakan.

“Dan kedepannya akan terus meningkatkan, juga lebih baik lagi dalam menggelar wisuda siswa santri, kedepannya lebih sukses lagi,” harap Suhendi. (De)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten − 1 =