Peduli Pendidikan, BRI Rangkasbitung Bantu Dana Renovasi SMK PU Lebak, Sekda Lebak : Untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru

LEBAK – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, BRI Cabang Rangkasbitung salurkan dana Corporate Sosial Responsibiilty (CSR) sebesar Rp 400 juta untuk renovasi SMK Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lebak, baru-baru ini.

Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Rangkasbitung, Muchni Moechtar mengatakan, bantuan tersebut sengaja diberikan bank dibawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) imi sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lebak.

“Kita berikan bantuan CSR kepada Pemda untuk kembali disalurkan ke SMK PU. Ini sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lebak,” ujar Muchni usai memberikan CSR di Pendopo Bupati Lebak.

Menurutnya, pemberian CSR juga sengaja diberikan kepada SMK PU, lantaran sekolah yang tengah berkembang itu berkomitmen untuk mencetak generasi penerus bangsa yang siap pakai dan berkontribusi untuk Kabupaten Lebak.

“Sekolahnya ini kan SMK ya, Kejuruan. Jadi mereka menghasilkan tenaga kerja siap pakai. Kita bantu mereka agar lebih produktif menghasilkan generasi penerus bangsa yang kompeten. Kita berharap dengan adanya bantuan ini pendidikan masyarakat Lebak lebih baju dan lebih meningkat sehingga nanti tenaga kerjanya juga bisa siap pakai,” pungkas Muchni.

Sementara itu Sekda Kabupaten Lebak, Dede Jaelani mengucapkan terimakasih atas bantuan CSR yang diberikan BRI Rangkasbitung untuk SMK PU Kabupaten Lebak.

Dede menjelaskan SMK PU merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Korpri Kabupaten Lebak. Sekolah yang fokus mencetak tenaga ke PU-an ini sengaja didirikan agar banyak tenaga terampil di bidang konstruksi yang siap pakai bermunculan di Kabupaten Lebak.

“Bantuan ini tentunya akan kita manfaatkan semaksimal mungkin, karena SMK PU sendiri memang sengaja didirikan yayasan Korpri untuk mencetak tenaga kerja siap pakai di bidang konstruksi,” katanya.

Dede mengaku bantuan CSR senilai Rp400 juta ini akan direalisasikan untuk pembangunan 1 Ruang Kelas Baru (RKB), 1 Laboratorium dan satu perpustakaan.

“SMK PU baru memiliki 5 ruang kelas dan saat ini baru ada 2 angkatan. Para pelajar SMK PU akan mengenyam pendidikan selama 3 tahun 2 bulan. Dimana 2 bulannya untuk proses sertifikasi, agar ketika lulus mendapatkan Sertifikat Keterampilan Teknik (SKT),” papar Ketua Korpri Kabupaten Lebak ini. (zul /yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 − two =