Musdes Desa Cimarga, TPK Diminta Melaksanakan Kegiatan Sesuai Juklak dan Juknis

LEBAK – Pemerintahan desa (Pemdes) Cimarga, Kecamatan Cimarga menggelar Musyawarah Desa (Musdes) tahap II atau progres 40 persen, dikantor desa setempat, Jumat (2/8).

Musdes tersebut dihadiri Kepala Desa (Kades), Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Konsultan, Pendamping, Kelembagaan Desa dan elemen masyarakat setempat.

Menurut Eki Baehaki pendamping desa Cimarga, kegiatan musdes ini, tidak hanya dilakukan oleh Desa Cimarga saja, tapi semua desa wajib menyelenggarakan musdes. Karena musdes merupakan bagian dari upaya tranfaransi dalam penggunaan anggaran kegiatan yang dilaksanakan masing masing desa, termasuk desa Cimarga.

“Musdes ini juga sebagai salah satu persyaratan untuk pengajuan anggaran tahap selanjutnya,” ujar Eki.

Karena itu, kata Eki pihaknya meminta kepada pelaksana kegiatan (TPK) untuk melaksanakan kegiatannya sesuai dengan juklak dan juknis yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah saya telah cek kelapangan, untuk kegiatan yang ada di Desa Cimarga ini, untuk pengambilan PTO 40 persen saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 80 persenan, kita berharap hingga akhir kegiatan ini semuanya bisa berjalan lancar,” imbuhnya.

Setelah menggelar Musdes tahap II ini, kata Eki desa di tuntut agar segera melakukan rencana penggunaan dana berikutnya. Karena  di kas desa untuk bangsarprasswakarya ini masih menyisakan anggaran sebesar 40 persen lagi. Bahkan, sambung Eki, di tuntut untuk segera menyerap anggaran 70 persen atau 75 persen.

“Di Kecamatan Cimarga progres kita  cukup lumayan sampai saat ini sudah mencapai 55 persen, tinggal 20 persen lagi. Mudah-mudahan di minggu ini semua desa sudah melakukan musyawarah  desa pertanggungjawaban  tahap ll, selanjutnya segera menyerap anggaran yang masih tersisa di kas desa, tapi tidak mengenyampingkan laporan dan administrasi dan tahapan harus di lalui,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Cimarga, Aan mengatakan,  sejauh ini semua kegiatan pembangunan yang di laksanakan di desanya berjalan lancar.

“Tentunya ini semua, tak lepas dari peran serta dan dukungan semua masyarakat yang ada di desa cimarga.” singkatnya. (eza /yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven + one =