Diklat Berbasis Wirausaha Ditutup, Kadisnaker : Diharapkan Mereka Dapat Membuka Usaha

LEBAK – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Berbasis Wirausaha, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK), jalan Raya Cipanas Rangkasbitung, Lebak, Banten, Selasa (30/7).

Kepala Disnakertrans Kabupaten Lebak, H. Maman Sp mengatakan, bahwa sebanyak 40 orang mengikuti pendidikan dan pelatihan berbasis wirausaha selama satu minggu, dari Rabu (24/7) sampai hari Selasa (30/7) di BLK Rangkasbitung, Lebak. 

“Selain 40 orang yang mendapatkan pelatihan di BLK, namun ada juga yang di kirim mengikuti pelatihan di luar Kabupaten Lebak diantaranya, 19 orang di BLK Jakarta untuk kelistrikan dan pengelasan, BLK Lembang Bandung sebanyak 30 orang untuk otomotif,” terangnya.

Dijelaskan Maman, bahwa tujuan diadakannya pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, tiada lain untuk mengasah kemampuan agar lebih trampil. 

“Oleh karena itu, setelah mendapatkan pelatihan di BLK diharapkan mereka yang telah mendapatkan keterampilan di bidang ngelas, otomotif dapat membuka usaha,” ujarnya.

Lebih lanjut Maman mengatakan, tentu dengan dimaksimalkanya hasil pendidikan dan pelatihan oleh para peserta didik dengan membuka usaha sendiri atau bekerja di perusahaan, dengan demikian akan meningkatkan taraf pendapatan ekonomi keluarga. Bahwa perusahaan di Lebak membutuhkan tenaga kerja sekitar 1800 orang. 

“Kami selalu mengingatkan pada setiap pengusaha yang akan mendirikan usaha di Lebak diharapkan dapat menampung tenaga kerja asal Lebak sekitar 80 persen,” imbuhnya . 

Menurutnya, Tinggal bagaimana mempersiapkan untuk kerja disitu tentu harus sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. 

“Sementara menurut data yang ada untuk SLTA ada sekitar 800 orang, D III sekitar 400 orang, dan S1, 500 orang. Itu dilokasi perusahaan di Cibuah,” pungkas Maman. (rip/yaris).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + 3 =