Di Lebak, Digelar Pawai Tahrib Sambut Bulan Suci Ramadhan

LEBAK – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya melepas ratusan peserta Pawai Tarhib dalam rangka Menyambut Bulan Cuci Ramadhan 1440 H/2019 M Tingkat Kabupaten Lebak, di Alun-Alun Kota Rangkasbitung, Lebak, Jum’at (3/5/2019)

Ratusan peserta yang mengikuti pawai tahrib tersebut berasal dari Instansi pemerintah, pelajar dan santri di Kabupaten Lebak.

Sebelum melepas peserta pawai, dalam sambutannya Bupati Lebak menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan hisab, 1 Ramadhan akan jatuh pada Hari Senin 6 Mei 2019. Namun, menurut Bupati Lebak untuk memastikannya tetap akan mengikuti sidang isbat yang akan diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, berdasarkan metode Ru’yatul Hilal, atau melihat keberadaan bulan sabit pada Tanggal 5 Mei 2019.

“Pada hari ini, lebih awal kita menyambut kedatangan bulan suci ramadhan melalui pawai “Tarhib Ramadhan” ini, kita sambut kedatangan bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan, suka cita, keluasan, kelapangan, keterbukaan, baik materil maupun spiritual, jiwa dan raga,” ujarnya.

Selain itu, Iti juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Lebak kiranya dapat meningkatkan amal ibadah melalui berbagai kegiatan seperti shalat tarawih, tadarusan, Pesantren Kilat, Ceramah menjelang berbuka puasa serta membayar zakat, infak dan shadaqah dan bagi yang tidak berpuasa, Iti berpesan agar tidak makan dan minum di tempat umum, guna menghormati kepeda mereka yang melaksanakan ibadah puasa.

“kepada para pemilik rumah makan atau warung nasi agar tidak menjual makanan dan minuman secara terbuka pada pagi atau siang hari. Dan juga kepada pemilik hotel atau penginapan, cafe dan tempat hibur seperti, billiard, play station, warnet dan lain-lain agar menyesuaikan kegiatannya selama bulan suci ramadhan,” himbau Iti

Disela-sela acara Pawai Tahrib, Kasubag Keagamaan pada bagian Kesra Setda Lebak Iyan Fitriana mengatakan pawai tahrib merupakan tradisi di Kabupaten Lebak untuk menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan dan juga sebagai bentuk syiar dimana terdapat nilai-nilai yang mampu di transformasi terhadap masyarakat bahwa Ramadhan ini menjadi ruang bagi semua khususnya umat muslim untuk meningkatkan iman dan takwa.

“Mari kita sambut Ramadhan ini dengan penuh rasa syukur dan suka cita serta manfaatkan moment ini untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa serta memohon ampunan serta memohon ridho dari Allah Subhannahu Wa Ta’ala,” imbuhnya. (bud/yaris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × four =