Keluhan Tak Digubris, Warga Mekarsari Geruduk Lokasi Galian Tanah

LEBAK – Ratusan warga desa Mekarsari terpaksa menggeruduk mendatangi lokasi pengerukan galian tanah merah yang terletak, di kampung Papanggo Pertamina, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (21/2/2019).

Informasi diperoleh, dilokasi galian tanah merah itu, mereka meminta terhadap pihak pengusaha galian agar tidak melanjutkan aktivitas pengerukan tanah kembali dan melakukan penutupan.

“Warga terpaksa mendatangi lokasi, karena keluhan kami tak digubris oleh pengusaha galian. Kami meminta agar aktivitas galian tanah merah ini ditutup atau disudahi,” kata Agus, salah seorang warga desa setempat saat dikonfirmasi melalui Selulernya, Kamis (21/2/2019)

Hal ini dilakukan, ungkap Agus, karena sudah membuat resah dan mengganggu warga sekitar akibat adanya aktivitas galian didekat rumahnya tersebut. Selain itu, yang membuat resah warga yakni, jalan desa menjadi rusak dan licin serta pemicu terjadinya kecelakaan.

“Bisa bapak lihat sendiri, akibat aktivitas galian, dengan hilir mudiknya truk pengangkut tanah merah, jalan desa hampir satu kilometer rusak parah dan licin. Ini sangat kami khawatirkan akan terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

Menurutnya, apapun alasannya warga tetap menolak, tidak menginginkan adanya aktivitas pengerukan galian tanah merah diwilayahnya

“Tidak ada tawar menawar lagi bagi warga, kami tetap menolak adanya aktivitas galian tanah di kampung kami, sampai kapanpun,” tegas Agus.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya konfirmasi, baik kepada pihak terkait dalam hal ini pemilik usaha galian maupun Kepala Desa (Kades) setempat. (JM/yaris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × three =