Pery Hasanudin Minta Pemdes di Pandeglang Lebih Inovatif

Pandeglang – Dalam mendorong kemajuan Desa, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mengadakan acara Bursa Inovasi Desa (BID). Sekda Pandeglang Pery Hasanudin berharap acara ini harus ada outcome nya bagi masyarakat, sehingga bukan hanya acara seremonial saja.

“Disini yang hadir ada kurang lebih 326 Kepala Desa, saya harap selesai hari ini harus menciptakan inovasi di Desa nya masing- masing. Bayangkan 326 Desa mempunyai inovasi, saya yakin desa akan maju,” ungkap Sekda Pery saat membuka acara BID di Sohibul Barokah, Senin (06/11).

Menurut Pery, saat ini Desa diberikan kewenangan untuk mengatur rumah tangganya sendiri diantaranya dengan adanya Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), oleh sebab itu, dikatakannya, pihak Desa harus memiliki Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang jelas agar anggaran ini dapat dipergunakan untuk kemajuan masyarakat.

“Anggaran ini selain untuk pembangunan inovasi Desa yaitu pembangunan infrakstuktur, pemberdayaan dan peningkatan Sumberdaya Manusiua (SDM) melalui pendidikan dan kesehatan, yang ketiga memperdayakan ekonomi desa. Jika tiga hal pokok itu dapat dilaksanakan oleh pihak Desa, saya yakin masyakat akan maju,”tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Enong Suhaeti Pelaksana Tugas (Plt) DPMPD Provinsi Banten mengatakan, Program Inovasi Desa (PID) ini digagas oleh pemerintah pusat dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan di Desa melalui pemanfaatan Dana Desa secara lebih berkualitas. Kata dia, hal itu dapat dilakukan dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan sumber daya manusia, termasuk pelayanan sosial dasar serta infrastruktur Desa.

“Inovasi ini dalam rangka pemenuhan dan peningkatan kualitas infrastruktur desa, khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian desa,” tandasnya.

Enong mengatakan, program inovasi desa diharapkan dapat menjawab kebutuhan setiap desa terhadap layanan teknis yang berkualitas, sehingga merangsang munculnya inovasi dalam praktik pembangunan serta solusi inovatif untuk menggunakan DD secara efesien, tepat dan se efektif mungkin.

“Oleh karena itu kegiatan PID bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan DD dengan memberikan banyak referensi, dan novasi pembangunan desa dalam rangka mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan,” katanya. (Deni/Yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − three =