oleh

Puskesmas Maja Gencar Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok.

LEBAK – Puskesmas Rawat  Inap Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak gencar melakukan sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Tuberculosis (TBC) di  14 desa se kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Pada sosialisasi ini, diterjunkan tim Promosi Kesehatan (Prokes) dari Puskesmas Maja dan sosialisasi tersebut diikuti Kepala Desa (Kades), Prades dan Kelembagaan desa beserta ibu-ibu PKK dan perwakilan sejumlah masyarakat.

“Sosialisasi KTR dan TBC ini dalam rangka mengajak warga masyarakat ditiap-tiap desa se kecamatan Maja untuk secara bersama-sama melakukan pencegahan terhadap risiko yang diakibatkan oleh rokok,” kata dr Jauhari HSB, Kepala UPT Puskesmas Maja, di Aula kantor Desa Maja Baru, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Senin (29/10/2018).

Ia menjelaskan saat ini Indonesia menghadapi ancaman serius akibat peningkatan jumlah perokok, terutama kelompok anak-anak dan remaja.

“Kita mengetahui bahwa rokok itu adalah tidak baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, penyakit-penyakit akibat rokok sangat banyak, dari ringan sampai yang berat. Yang ringan seperti infeksi saluran pernapasan, bronchitis. Kalau yang berat dari TBC sampai ke tumor Paru. Jumlah penderita sampai dengan bulan Oktober sebanyak 68 pasien.

“Makanya Puskesmas mensosialisasikan kawasan tanpa asap rokok. Tujuannya untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut,” tandasnya.

Ia menuturkan, jumlah penderita sampai dengan bulan Oktober sebanyak 68 pasien. Pasien tersebut telah mendapat pengobatan di Puskesmas Maja.

“Berkaitan dengan hal tersebut diatas, Puskesmas Maja membuat suatu inovasi yaitu Tempur TBC, yang artinya Temukan Putuskan Rantai TBC,” katanya.(bud/ali/yaris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed