oleh

Dimyati Minta Pemerintah Segera Tutup Pelayanan Publik Untuk Cegah Covid 19

Dr. H. A Dimyati Natakusumah, SH, MH, MSi, Snggota Komisi III DPR RI

Penulis :Deni |Editor :Budy 

JUARAMEDIA.COM PANDEGLANG
Pemerintah harus segera menutup public utility atau pelayanan publik atas komoditi dan jasa di seluruh Indonesia. Public Utility tersebut diantaranya airport, dermaga pelabuhan, terminal bus, dan lainnya.

Hal itu disampaikan Dr. Dimyati Natakusumah, SH,MH selaku anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS kepada awak media, Kamis (26/03/20)

Menurut Dimyati, belajar dari pengalaman terjangkitnya Menhub RI yang terkena covid 19 menjadi pelajaran bagi pemerintah.

“Untuk itu, kami berharap Menhub RI mengikuti jejak atau langkah Kapolri yang mengeluarkan maklumatnya, dan mendukung himbauan presiden yaitu social distancing, agar bandara ditutup sementara untuk menghindari import covid 19 ke Indonesia.” tandas Dimyati anggota DPR RI asal Dapil I Banten (Lebak-Pandeglang) ini.

Begitupun, lanjut Dimyati sejumlah pelabuhan dan terminal AKAP ditutup sementara untuk menghindari penyebaran covid 19 pandemic.

“Kita berharap tempat berkumpulnya orang-orang dan rentan berdekatan dengan orang-orang bisa terhindar dari penularan covid 19 dengan disosialisasikannya budaya distancing dan physical distancing.” katanya.

Dikatakannya, untuk menuntaskan covid 19 di Indonesia ini yang kian tidak terkendali penyebarannya, pemerintah harus berani mengambil keputusan yang tepat dan cepat.

“Pemerintah harus segera melakukan rapat kabinet terbatas, karena semua terkait dengan bencana covid 19 yang tidak hanya bicara satu sektor saja, seperti Menkes saja yang ngurusin covid 19. Karena semu departemen memiliki interdepedency, covid 19 quite dangereous atau the silent enemy yang sudah musuh bersama bangsa dan dunia.” bebernya.

Dimyati berharap bahwa gugus tugas yang dibentuk Presiden Jokowi untuk mengambil langkah kongkrit, cepat dan tepat.

“Karena memang covid 19 ini pengalaman yang baru di Indonesia, jangan sampe terlambat mengambil keputusan karena sudah emergency.” harapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed