oleh

UPT Samsat Pandeglang Genjot PAD, Gencar Operasi Rutin dan Samsat Keliling

Kepala UPT Samsat Pandeglang, Dra Tati Maryati

Reporter :Deni |Editor :Budy 

PANDEGLANG, JUARAMEDIA.COM -Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Bapenda Banten, Samsat Pandeglang mulai menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 yang ditargetkan senilai Rp 171 Miliar dari tiga sektor BBNKB, PKB dan pajak air bawah tanah.

“Iya kita mulai mengejar untuk pencapaian target PAD yang dibebani pada Samsat Pandeglang, salah satunya dengan rutin melakukan operasi kendaraan bermotor dibeberapa titik di wilayah Pandeglang. Hingga saat ini baru mencapai 10 persen lebih dari sektor pajak kendaraan. Sejak saya menjabat 2 tahun setiap tahunnya target PAD meningkat.” ungkap Kepala UPT Samsat Pandeglang, Dra Tati Maryati kepada media, Kamis (13/02/20) diruang kerjanya.

Menurut Tati Maryati, sesuai dengan tugas poko dan fungsinya (Tufoksi) di UPT Samsat Pandeglang adalah sebagai ASN dan pelayanan masyarakat yang mudah dan cepat khususnya untuk pembuatan BPKB dan BBNKB pembayarnya bisa dilakukan secara online dan bisa melalui Alfamart atau Indomart diseluruh wilayah yang ada.

“Setelah itu wajib pajak dapat menukar bukti pembayaran dengan plat Nomor Polisi (Nopol) ke Kantor Samsat Pandeglang atau Gerai yang ada.” terang Tati

Tati juga mengatakan, dengan masyarakat mau mentaati membayar pajak untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Pandeglang.

“Maka untuk kami menghimbau pada masyarakat untuk taat membayar pajak, agar pembangunan bisa dirasakan hasilnya.” katanya

Untuk mengejar target dan pemberian pelayanan pada masyarakat, lanjut Tati bahwa Samsat Pandeglang telah melakukan terobosan dengan mendata wajib pajak dan melakukan jemput bola pada masyarakat, dan membuka layanan Samsat Keliling keberbagai wilayah, termasuk menghimbau atau mengimformasikan untuk mendatangi ke Gerai Samsat terdekat yang ada.

“Samsat Pandeglang juga setiap tahunnya memberikan penghapusan denda pada wajib pajak yang beberapa tahun tidak dibayar. Itu biasanya dilakukan pada bulan Juni sampai dengan Oktober dalam menyambut Hut Provinsi Banten.” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed