oleh

APDESI Pandeglang Geram, Minta Penusukan Menkopolhukam Diusut Tuntas

Penulis : Deni | Editor : Budi Harto

PANDEGLANG – Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Kabupaten Pandeglang merasa geram dan menyesalkan dengan tragedi atau kasus penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto yang terjadi di Alun-alun Kecamatan Menes, usai menghadiri acara peresmian ruang kelas baru Universitas Matla’ul Anwar (Unma) pada Kamis (10/10) siang tersebut.

“Yah sebagai bagian dari masyarakat Pandeglang kami amat mengecam kejadian penusukan atau upaya pembunuhan terhada Menkopolhukam bapa Wiranto. Kami juga mendesak dan menuntut keras agar kasusnya benar-benar diusut tuntas dan pelaku dihukum seberat-beratnya, karena telah mencoreng nama baik Pandeglang,” tandas Ketua APDESI Kabupaten Pandeglang, Ibnu Hajar kepada media, Jumat (10/10)

Menurut Ibnu yang juga Kepala Desa Kalanganyar ini, dengan kejadian itu telah mencenderai masyarakat Pandeglang sangat mengecam tindakan tidak terpuji dan merusak nama baik daerah Kabupaten Pandeglang yang religi penuh kedamaian. Apalagi pelaku adalah bukan merupakan asli warga Banten khususnya Pandeglang.

“Kejadian itu dapat dijadikan hikmahnya bagi kita semua, khususnya aparatur desa, pamong desa, Rt/Rw untuk lebih waspada dengan para pendatang diluar Banten yang statusnya tidak jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu, mengatakan bahwa untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap Kabupaten Pandeglang yang saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) sedang menggeliat pembangunan diberbagai sektor khususnya dalam menarik investasi dikawasan KEK Tanjung Lesung, APDESI Kabupaten Pandeglang menuntut agar kasus penusukan itu segera diusut tuntas.

“Kami yakin masyarakat Pandeglang memiliki etika, norma agama dan hukum. Maka sangat mengecam keras tindakan itu, rakyat marah dan menuntut kasusnya diusut tuntas dan disampaikan ke publik terang benderang. Itu tidak lain untuk memulihkan kepercaya bahwa daerah Pandeglang tetap aman dan kondusif,” tegasnya lagi, seraya menambahkan selama ini hubungan dan koordinasi Forkopinda Kabupaten Pandeglang berjalan dengan baik, terutama dengan para ulama dan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed